PsikologiZone.com |
| Himpsi Dampingi Keluarga Korban Sukhoi Posted: 12 May 2012 04:46 AM PDT Himpunan Psikologi Indonesia (himpsi.org) Posko dibuka untuk membantu para keluarga korban kecelakaan yang ingin melakukan konseling. “Tugas kami mendampingi keluarga korban. Kalau misalnya menghadapi musibah kan ada fasenya, kita terkejut, shock sampai kita bisa menerima hal itu,” jelas Westka Amalia, salah satu anggota Himpsi di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (12/5). Pendampingan yang dilakukan berupa tahapan komunikasi dengan pihak keluarga, biarkan mereka menyalurkan seluruh isi hatinya agar beban yang menekan bisa sedikit berkurang. Setelah itu, keluarga bisa sedikit lebih nyaman dengan penetrasi komunikasi dari psikolog. Tujuannya agar keluarga bisa kembali bangkit dari kesedihannya. “Ya kita tempatkan di ruangan yang nyaman, entah dia mau nangis, cerita, kita menyesuaikan. Ketika dia sudah cerita, kita mulai masuk dengan pemahaman siapa pemilik hidup kita. Kan intinya tiap orang punya keyakinan,” jelasnya. Westka mengatakan, bantuan sosial ini sebenarnya sudah dilakukan sejak kemarin. Pada saat itu mereka masih memantau perkembangan kasus melalui media massa dengan memperhatikan tekanan pada kondisi keluarga korban saat berita tersebut diterima. Rencananya, tim psikolog ini akan mendampingi keluarga korban sampai esok hari, namun tergantung bagaimana kondisi di lapangan. “Sampai besok, cuma ingin menyesuaikan lagi dengan situasi lapangan. Meskipun kasusnya sama, tapi penerimaan orang kan beda-beda,” lanjutnya. Posko pelayanan psikologi tersebut berada di posko kesehatan. Disana ada petugas dari Himpsi yang sudah siap membantu bila ada yang membutuhkan bantuan psikologis. Westka juga berharap ada pihak lain yang ikut memberikan pendampingan psikologis bagi keluarga korban yang mengalami tekanan. (mi/kmp/mba) |
| Selanjutnya, Autis Center Akan Dibangun di NTB Posted: 12 May 2012 01:55 AM PDT Ilustrasi (Patient Care Kennedy Krieger Institute) Pembangunan Autis Center ini menurut Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Kemdikbud DR Mujito, akan menghabiskan dana sebesar 5 Milyar Rupiah dan akan dibangun mulai tahun ini. “Anggaran untuk pembangunannya dialokasikan melalui APBN Perubahan yang saat ini masih dibahas di DPR. Saat ini, kami juga masih melakukan verifikasi di daerah, termasuk kesiapan lahan oleh pemerintah daerah yang dilengkapi dengan sertifikat,” kata Mujito di Mataram, Sabtu (12/5). Di sela rapat koordinasi kepala dinas kabapaten/kota NTB dan seluruh kepala sekolah luar biasa NTB, Mujito mengatakan, NTB akan menjadi prioritas pembangunan Autis Center lantaran anak autistik di daerah tersebut cukup banyak. Autisme merupakan kondisi seseorang yang sejak lahir ataupun usia dibawah 5 tahun memiliki hambatan dalam hubungan sosial dan komunikasi. Anak menjadi terisolasi dari lingkungan dan masuk dalam dunia repetitive, minat, dan aktivitas yang obsesif. “Prevalensi penderita autisme di Indonesia terus meningkat, jadi autis center adalah jawabannya. Kami ingin memberikan perhatian lebih kepada mereka sehingga dapat setara dengan anak pada umumnya,” ungkapnya. Mujito menegaskan, autis center dibangun dengan tujuan untuk menampung semua anak autistik dari semua kelas masyarakat. Mereka akan diberikan pembinaan dari segala aspek hingga bisa setara dengan anak normal. Walaupun tidak menyebutkan angka pasti berapa penderita autisme di Indonesia, ia memastikan ada peningkatan jumlah penderita di beberapa daerah Indonesia. “Hal itu dilihat dari banyaknya jumlah penderita autisme yang masuk ke sekolah luar biasa.” Perihal sumber daya manusia yang akan mengisi Autis Center seperti psikolog, dokter, guru, dan lainnya merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Provinsi NTB. Ia berharap, Pemprov NTB juga ikut melakukan penyelesaian pembangunan tahap akhir dengan menyisihkan sebagian anggaran. Penyelesaian bisa berupa pembuatan taman dan keperluan lainnya. “Kami harapkan pembangunan Autis Center itu betul-betul mendapat dukungan semua pihak bukan hanya pemerintah pusat,” ujarnya. (kmp/mba) |
| You are subscribed to email updates from Psikologi Zone - Portal Berita Psikologi Indonesia To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |