artikel asyik online

health beauty care

Minggu, 01 April 2012

PsikologiZone.com

PsikologiZone.com


Kini Homoseksual Jadi Gaya Hidup

Posted: 01 Apr 2012 01:10 AM PDT

Kini Homoseksual Jadi Gaya Hidup

Kaum Homoseksual Demo di Thailand (mizzima)

Medan, Psikologi Zone – Sudah bukan barang baru bila homeseksual semakin hari kian berkembang. Orientasi seks yang dicap menyimpang ini sudah menjadi gaya hidup tersendiri bagi kalangan remaja. Hal ini disampaikan oleh Irna Minauli, Direktur Biro Psikologi Persona Medan, Minggu (1/4).

"Sekarang perilaku homoseksual dianggap sebagai trend atau life style karena mengikuti gaya hidup para selebritis, misalnya Ricky Martin yang menikah dengan seorang dokter yang tampan," ujarnya.

Menurutnya, kaum gay di Sumatera Utara sudah berani menampilkan diri dihadapan publik. Tentu saja tidak menutup kemungkinan jumlah mereka akan terus bertambah.

Mereka menjadi lebih terorganisir dalam gerakan Kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transeksual (LGBT). Bahkan ada juga yang mendapatkan bantuan dari foundation luar negeri yang juga memperjuangkan hak yang sama untuk kesetaraan.

Dalam kajian psikologi yang mengacu pada Diagnostic and Statistical Manual (DSM) edisi 4 oleh American Psychiatry Association (Asosiasi Psikiater Amerika), kaum gay maupun lesbian, sudah tidak lagi masuk dalam kategori abnormal.

"Dengan demikian mereka sudah dianggap normal. Ada banyak penyebab homoseksualitas.” tambah Irna.

Homoseksual bisa menular, pria atau wanita yang bergaul dengan kaum homoseksual lebih punya peluang masuk dalam lingkaran yang sama, dibandingkan mereka yang tidak pernah berhubungan sama sekali.

“Biasanya para gay belajar dari pengalaman seksual pertama yang mereka alami. Jika pengalaman seksual pertama yang menyenangkan itu dengan sesama jenis, maka mereka cenderung akan menikmati hubungan tersebut dan menjadi homoseksual," paparnya.

Banyak juga kaum homoseksual yang memiliki sifat posesif pada pasangannya. Hal ini terjadi karena peluang mereka sangat terbatas bila dibandingkan dengan kaum heteroseksual.

“Itu sebabnya tindakan kekerasan dan pembunuhan di kalangan kaum homoseksual jauh lebih banyak jika dibandingkan dari segi proporsional," ujarnya. (hsp/mba)

Vulgar, Tren Dunia Hiburan Geser Norma Masyarakat

Posted: 31 Mar 2012 10:55 PM PDT

Vulgar, Tren Dunia Hiburan Geser Norma Masyarakat

Artis Acara Kakek-Kakek Narsis (photobucket)

Jakarta, Psikologi Zone – Cantik dan seksi sudah menjadi tren bagi artis dan dunia hiburan tanah air. Bagaimana tidak, sudah banyak foto-foto panas artis di Indonesia yang justru melambungkan nama mereka di ranah hiburan.

Menurut Psikolog bidang psikologi klinis, anak dan dewasa, Dani Tri Astuti, M.Psi mengatakan bahwa foto vulgar sangat menguntungkan dari segi bisnis, namun memiliki efek kurang baik bagi masyarakat, terutama remaja.

“Foto vulgar orang terkenal menjadikan pemberitaan dimana-mana, membuat masyarakat menjadi tertarik ingin melihat.

Penayangan televisi saat ini, saya merasakan dilema. Dimana televisi bila digunakan secara tepat guna, akan banyak berdampak positif, seperti bertambahnya informasi sehingga menambah wawasan. Hanya saja saat ini, masyarakat belum mengontrol diri secara bijak.” jelasnya saat dihubungi Psikologi Zone, Jumat (31/3).

Kebutuhan dan tingginya standar hidup, menyebabkan remaja tidak ragu-ragu untuk melakukan tindakan yang melawan norma dan aturan yang ada, seperti saat ini membuat foto vulgar demi popularitas dan mendapat pekerjaan.

“Perkembangan generasi muda saat ini telah berubah. Terjadi pergeseran norma. Perubahan seperti pergeseran norma-norma yang berlaku di masyarakat, dapat diamati pada gaya hidup dan perilaku remaja saat ini.” ungkapnya.

Menurut kantor berita Sidomi (24/2), beberapa artis yang sempat heboh melalui foto panas mereka antara lain Dewi Persik, Fahrani, Aline Adita, Davima, Cynthiara Alona, Julia Perez, Jenny Cortez, Andi Soraya, Jennifer Kurniawan, baru-baru ini adalah Nikita Mirzani, dan mungkin masih banyak lagi yang belum terungkap media.

Bahkan Putri Indonesia 2006 Agni Pratistha, ikut meramaikan ajang foto seronok ini. Seharusnya sebagai mantan Putri Indonesia, ia mengenal dengan baik budaya Indonesia.

Bukan hanya artis yang menjadi sorotan, namun lembaga penyiaran juga turut terkena sangsi oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Menurut Komisioner KPI, sudah ada beberapa lembaga penyiaran ditegur karna melanggar kaidah penyiaran.

“Saat ini ada sejumlah lembaga penyiaran yang ditegur karena menampilkan artis yang mengumbar seksualitas baik dari gaya maupun lirik lagu.” kata Azimah Subagijo, Komisioner KPI dikutip kapanlagi, Jumat (09/03).

Ia menjelaskan bahwa fokus KPI bukan pada artisnya, namun eksploitasi tayangan vulgar dan berbau seksualitas oleh lembaga penyiaran. Apalagi bila jam tayang di siang hari, tentu ini melanggar aturan dalam kaidah penyiaran di Indonesia.

Beberapa contoh yang telah ditegur adalah acara Kakek Kakek Narsis (KKN) TransTV akhir November lalu dan di Facebookers yang tayang di ANTV pertengahan Januari 2012, keduanya menampilkan artis Nikita Mirzani. Ada juga acara Klik! yang menampilkan lagu berjudul Hamil Duluan dari Tuti Wibowo. (mba)

 
Copyright 2010 dummy autoblog. All rights reserved.
© 2011 dummy autoblog | Powered by Blogger | Ping My Blog to : google - yahoo - bing - ask